Minggu, 05 Januari 2014

Hal Sama Sekali Lagi.

Hari entah keberapa kamu tidak berkabar
Entah kamu ditelan ikan paus di lautan di kawasan segitiga bermuda atau sedang terpenjara di neraka dikelilingi api sehingga kamu tidak dapat meraih handphone mu yang disita penjaga.

Aku hari ini ditelpon oleh seorang sahabat yang mendukung psikologisku karena hal yang harus aku lakukan di malam tahun baru kemarin. Kamu pasti tahu itu apa.

Ternyata dia juga mengalami hal sama.

Aku terpaksa memberitahunya hal yang harus dilakukan untuk itu dan rasanya duniaku berputar.
Pahit rasanya Ri....

Jumat, 03 Januari 2014

Cinta itu penyakit

Selesai.

Semua benang merah dari kebingunganku tentang kamu jelas terlihat di depan mata.

Seseorang bilang kamu sudah merencanakan pernikahan dengan seseorang bernama Rini.
Jadi Rini adalah mantan yang kau pacari lagi sekarang.
Entah ini ada kaitan dengan hutangmu atau kau menemukan cintamu kembali karena restu sudah ada di tanganmu.
Entah ini ada hubungan dengan ibu yang meninggal itu atau apa.
Entah yang mana.
Tapi semuanya sudah terbongkar, bersama kebohonganmu yang lain.
Yang aku tahu semua dari orang lain yang melihat sendiri.

Sampai temanmu bilang "Mana ada maling ngaku maling put...."

Aku tidak punya ide lagi untuk menulis disini.
Satu bulan pencarian tentang hatimu selesai sudah, begitu pula jawaban tentang kenapa selalu aku yang salah. Kenapa selalu aku yang kau bilang tidak serius.
Kenapa kau memaksakan semuanya.

Aku juga tidak tahu apa yang terjadi pada diriku jika aku di posisimu.
Aku juga pernah di posisi yang salah, yang menyakiti orang sampai ke tulang-tulang.
Dan pernah disakiti sampai ke tulang-tulang, seperti sekarang.
Empat bulan yang tidak mungkin bisa aku lupakan seumur hidup karea kita pernah mengalami hal yang paling jahat yang pernah manusia lakukan.
Empat bulan yang sakit.
Cinta itu penyakit.